Pantai Glagah Wangi: Bukan Wisata Biasa

Kini nama Pantai Glagah Wangi tidak lagi terdengar asing di telinga masyarakat Demak, terlebih setelah Pantai Glagah Wangi masuk sebagai salah satu Nominasi Anugerah Pesona Indonesia (API) tahun 2020 untuk kategori destinasi wisata baru. Berwisata di Pantai Glagah Wangi, wisatawan tidak hanya disambut oleh keindahan pantai saja, tetapi diawal perjalanan wisatawan akan disuguhkan oleh nuansa hutan mangrove yang tumbuh rindang disepanjang jalur air menuju pantai.

Keindahan hutan mangrove bisa dinikmati sejak wisatawan menaiki ojek perahu yang berkapasitas maksimal enam penumpang, ojek perahu siap mengantarkan wisatawan membelah jalur air menuju pantai. Sepanjang perjalanan, wisatawan akan ditemani oleh hutan mangrove yang mengisi sisi kanan dan kiri jalur air, tentunya pemandangan ini hanya dapat ditemui di Pantai Glagah Wangi.

Setelah menempuh perjalanan selama kurang lebih 10 menit, ojek perahu menepi di dermaga tepat di area masuk pantai. Ketika menginjakkan kaki di dermaga, wisatawan akan disambut oleh jalur tracking yang terbuat dari kayu dan membentang diantara pohon bakau hingga tepi pantai. Namun sebelum melangkah lebih jauh, tepat di depan dermaga terdapat papan informasi yang menunjukkan jenis – jenis mangrove yang ada, beberapa diantaranya adalah Achanthus sp.(Jeruju), Rhizopora sp. (Bakau), Avicenna sp. (Api – api) dan Brugulera sp (Burus). Kemudian ketika melangkahkan kaki melalui jalur tracking, wisatawan akan menemukan plang-plang yang tertempel pada pohon mangrove, plang tersebut menunjukkan jenis dari pohon mangrove tersebut. Tidak hanya itu, terdapat papan informasi kecil yang menyediakan informasi detail dari jenis mangrove yang ada disekitar papan tersebut.

Di Desa Tambakbulusan mangrove tidak hanya dijadikan sebagai sarana wisata edukasi, tetapi mangrove juga dijadikan sebagai sarana wisata kuliner. Dodol dan keripik merupakan hasil olahan dari mangrove. Sayangnya, untuk saat ini keripik mangrove belum dipasarkan tetapi untuk dodol mangrove dapat dinimkati dengan melakukan pemesanan terlebih dahulu.

Pantai Glagah Wangi bukanlah wisata biasa, ketika wisatawan menginjakan kaki, ia dapat menikmati pesona pantai yang indah dan memesona sekaligus memperoleh ilmu tentang mangrove. Tahun ini Pantai Glagah masuk ke dalam salah satu nominasi di API 2020, mari dukung Pantai Glagah Wangi mulai tanggal 1 Agustus menjadi pnerima anugerah di API 2020 melalui cara sebagai berikut.

  1. Melalui SMS

Ketik : API (spasi) Kode Kategori dan Nominasi

Kirim : SMS ke 99386

  1. Melalui Instagram

Follow akun @APIaward

Cari Image/gambar sesuai Kategori dan Nominasi

klik Like/Love

  1. Melalui Youtube

Subscribe channel @APIaward

Cari Video Nominasi sesuai Kategori dan Nominasi

  1. Melalui Web dan Applikasi

(Pemberitahuan berikutnya)

Pastikan kamu memeberikan dukunganmu dan jangan sampai terlewatkan.