Desa Tambakbulusan: Surga di Pesisir Utara

Desa ini mungkin cukup jauh dari lalu-lalang kendaraan yang merayap diatas jalan Pantura. Di desa ini tersimpan sebuah harmoni dan simfoni yang mungkin sudah sangat susah untuk ditemukan di pesisir utara pulau Jawa. Desa ini masih jauh hingar bingar dari keramaian kota, sehingga menentramkan penghuninya. Namun desa ini tetap ramah kepada siapapun yang datang hendak menikmati harmoni alam. Ya desa itu adalah Desa Tambakbulusan, sebuah desa di pesisir utara yang menawarkan ketentraman dan memiliki berbagai potensi alam.

Desa Tambakbulusan memiliki potensi yang sangat luar biasa baik masyarakat maupun alamnya bahkan ada yang menyebut surga di tanah wali. Masyarakat di Tambakbulusan sebagian ada yang berprofesi sebagai petambak dan nelayan, ibarat lirik lagu “ Kail dan jala cukup mengidupimu, ikan dan udang menghampirimu ”. nah itu mungkin bisa menjadi secuil gambaran kehidupan di Desa Tambakbulusan. Sedangkan dari potensi alam Desa Tambakbulusan terdapat banyak tambak, mangrove, dan pantai. Potensi alam yang boleh dikata cukup lengkap untuk wilayah pesisir utara pulau Jawa bahkan di Desa Tambakbulusan terdapat lebih dari tiga puluh jenis mangrove.

Potensi mangorve di Desa Tambakbulusan menawarkan harmoni dan kenyaman, hal ini sangat terasa ketika menaiki ojek perahu membelah hutan mangrove. Ketika ojek perahu membelah hutan mangrove, mata akan dimanjakan dengan keasrian mangrove, mata menjadi lebih rileks terlebih setelah bekerja keras. Selain mangrove, Desa Tambakbulusan juga punya potensi yang tak kalah indah yakni pantai Istambul (Istana Tambakbulusan) atau sering dikenal sebagai Pantai Glagah Wangi. Pantai Glagah Wangi menawarkan kenyaman yang amat luar biasa, deburan ombak bersinergi dengan pemdangan alam yang asri sangat cocok untuk berekreasi bersama keluarga atau orang tercinta. Ombak landai yang mengalir dengan tenang, membawa kedamaian untuk siapa saja yang tengah menikmatinya, terlebih lagi anak-anak yang sedang gesit-gesitnya bermain. Perpaduan alam yang asri dan indah meninggalkan kesan yang baik bagi siapun yang pernah berkunjung.

Keasrian mangrove dan pantai perlu dijaga bersama dan oleh siapapun karena itu aset yang tak ternilai. Selain itu, keanekaragaman mangrove, hasil laut, dan keindahan pantai merupakan identitas bagi masyrakat Tambakbulusan dan Demak. Terlebih mangrove-mangrove merupakan pelindung bagi warga dari abrasi dan banjir rob. Mari bersama-sama menjaga alam Tambakbulusan, minimal dengan tidak membuang sampah sembarangan. Hal ini dikarenakan Desa Tambakbulusan ibarat sebuah istana yang tersembunyi dibalik keramian dan masifnya pembangunan di pesisir utara.

Saat ini, pantai yang terletak di Desa Tambakbulusan masuk sebagai nominasi di Anugerah Pesona Indonesia (API) yang kelima dengan kategori wisata baru terpopuler, mari dukung Pantai Glagah Wangi menjadi penerima augerah di API 2020 dengan cara sebagai berikut.

1. Melalui SMS

Ketika API (spasi) 17F kirim ke 99386

2. Melalui Instagram

Follow akun @APIaward

Cari Image/gambar Pantai Glgah Wangi

klik Like/Love

3. Melalui Youtube

Subscribe channel @APIaward

Cari Video Nominasi sesuai Kategori dan Nominasi

4. Melalui Web dan Applikasi

(Pemberitahuan berikutnya)

Ayo dukung Pantai Gelagah Wangi di Desa Tambakbulusan dalam API dan jangan sampai terlewatkan!