Sekolah Cinta Lingkungan Anak Tambakkontrak, Upaya Membangun Gaya Hidup Bersih dan Sehat

Berdasarkan hasil observasi tim KKN-PPM UGM 2019 di Dusun Tambakkontrak di mana warga terbiasa membuang sampah rumah tangganya ke lahan kosong dan selanjutnya akan dibakar. Tentu hal tersebut berbahaya bagi lingkungan. Melihat kondisi ini, Tim KKN di  Dusun Tambakkontrak menginisiasi kegiatan jalan pagi bersama anak-anak sambil mengambil sampah yang berada di jalan setiap 2 hari sekali. Kegiatan tersebut dinamakan sekolah cinta lingkungan.

“Sekolah cinta lingkungan menjadi upaya besar untuk menanamkan nilai-nilai cinta lingkungan bagi anak-anak Dusun Tambakkontrak”, tutur Puji Rahayu mahasiswa Pertanian UGM selaku penanggung jawab kegiatan.

Kegiatan tersebut juga dibarengi dengan edukasi kepada anak untuk memisahan sampah organik dan anorganik sehingga sampah yang dapat diaur ulang dapat menjadi potensi. Selain itu, anak-anak juga diajarkan cara membersihkan tangan yang baik dan benar. Puji melihat pentingnya penanaman nilai dimulai sejak dini lewat edukasi terhadap persepsi sampah kepada anak-anak.

“Anak-anak adalah manifestasi besar agar permasalahan sampah di Dusun Tambakkontrak menjadi potensi bagi warganya yang kelak akan membangun Desa Tambakbulusan menjadi desa wisata yang ramah lingkungan”, ucapnya.  (Media KKN UGM/ Ichlasul Amal)

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan